Persiapan menjelang
RAMADHAN
Sebelum bulan Ramadhan tiba, alangkah baiknya jika kita mempersiapkan hal-hal yang dapat menunjang kekhusyuan kita dalam beribadah kepada Alloh SWT. Seperti membersihkan tempat-tempat ibadah, seperti menyapu, mengepel, menguras bak wudhu, membersihkan toilet dsb. Seperti yang biasa terjadi di kampung-kampung, momen menjelang Ramadhan ini biasanya diadakan gotong-royong untuk bersih-bersih mushola.
Kita juga perlu mengganti lampu-lampu yg mati atau yang sudah redup, baik yang ada dirumah maupun di tempat-tempat ibadah, agar saat memasuki bulan Ramadhan, tidak ada lagi hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyuan kita dalam beribadah dibulan Ramadhan.
Kita juga perlu mengatur waktu istirahat kita, mengatur pola makan kita, dan menjaga kesehatan, sejak sebelum memasuki bulan Ramadhan, agar badan kita tetap terjaga kesehatannya sampai memasuki bulan Ramadhan bahkan sampai selesainya bulan Ramadhan.
Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa kita. Karena kebanyakan dari kita, menjalankan ibadah apapun, sering dilakukan secara asal-asalan. Asal sudah melakukan ibadah sudah, kita menganggapnya sudah beres. Ada yang bilang ibadah kita hanya untuk menggugurkan kewajiban saja. Sehingga kita tidak pernah berusaha, bagaimana agar kita mendapatkan nilai terbaik dihadapan Alloh SWT. Padahal kalau kita punya anak, dan anak kita disekolah mendapat nilai jelek, pasti orang tua akan marah sekali, marah bukan main.
Kebanyakan orang tua takut kalau anaknya mendapat nilai jelek disekolah, takut kalau anaknya tidak naik kelas. Tapi tidak pernah takut kalau dirinya mendapat nilai jelek dihadapan Alloh SWT. Dan tidak takut kalau anaknya tidak bisa beribadah. Padahal yang namanya anak adalah amanat. Amanat dari Alloh SWT agar kita mendidik, merawat dan menjaganya.
Sebenarnya kalau kita urai tentang hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah kita di bulan Ramadhan sangat banyak sekali, namun aku ingin menambahkan satu hal lagi, satu hal yang dapat mengurangi nilai Ibadah kita di bulan Ramadhan. Banyak dari kita tidak menyadari bahwa ada satu perbuatan dosa yang setiap hari kita lakukan, namun kita tidak menyadarinya.
Sebelum saya lanjutkan, aku teringat kata-kata seorang kyai, yang biasa dipanggil Abuya. Beliau adalah seorang pengasuh Pondok Pesantren "An-Nasyi'in", Candiroto, Kendal, Jawa Tengah. Pada suatu acara "Pelepasan Santri Kilatan" atau biasa di sebut dengan "Pesantren Kilat". Beliau Dawuh, kita kalau berjalan di tempat yang bersih, hati kita akan terasa nyaman. Dan kita akan menjaga agar tempat itu tetap bersih. Dan kita akan sangat jijik bila disekitar itu ada sedikit yang kotor. Karena kita tidak terbiasa berjalan ditempat yang kotor. Meskipun hanya sedikit.
Akan tetapi kita tidak khawatir dan biasa-biasa saja saat kita membuang sampah, meludah dan mengotori disuatu tempat yang memang tempat itu sudah kotor. Dan anehnya kita tidak merasa jijik dan merasa sudah terbiasa dengan kekotoran itu. Kita akan merasa nyaman-nyaman saja berada di tempat yang kotor manakala kita sudah terbiasa berada ditempat yang kotor.
Begitu juga dengan kebiasaan buruk atau perbuatan dosa. Seseorang yang bisa melakukan kebaikan, akan sangat berat dan susah untuk melakukan keburukan atau melakukan dosa. Begitu juga sebaliknya, saat orang sudah terbiasa melakukan keburukan atau terbiasa melakukan dosa, maka dia tidak akan merasa berdosa walaupun sesungguhnya yang dia lakukan adalah perbuatan dosa. Dan dia tahu betul bahwa yang dia lakukan adalah dosa.
Saudara-saudaraku seiman seagama, sehubungan dengan datangnya bulan Ramadhan, aku ingin mengingatkan, kepada saudara-saudaraku, terutama kaum hawa. Seperti yang telah disebutkan dalam kitab "Al Mabadi Al Fiqhiyyah" bahwasanya aurat seorang perempuan adalah
جمع بدانها الا وجه ها و كفيها
Seluruh badannya kecuali wajah dan epek-epek (kedua telapak)
Maka dari itu, untuk menyambut bulan Ramadhan yang akan datang, ada baiknya jika kita memepersiapkan dari sekarang. Bagi yang belum menutup ketiak, cobalah kalau sore hari memakai pakaian dengan lengan panjang. Bagi yang belum terbiasa memakai penutup kepala, mulailah dengan memakai jilbab. Dan bagi yang hatinya sering menderita, bete, sedih, marah, merasa selalu ada masalah, merasa bebannya terlalu berat, cobalah ditata hatinya dari sekarang. Lebih seringlah mengingat Alloh SWT. Tidak ada yang lebih besar dari pada Alloh SWT. Seberat dan sebesar apapun masalah yang kita hadapi, kembalikanlah pada Alloh SWT. Serahkanlah semuanya pada Alloh.
Jika ada yang memandang rendah, meremehkan, mencemooh kita, jangan biarkan perlakuan itu masuk kehati kita. Karena perlakuan buruk dan kata-kata kotor bila masuk ke hati kita, ia hanya akan mengotori, merusak, dan bahkan dapat membunuh kita. Karena kata-kata dan perlakuan buruk sama seperti "VIRUS" atau "RACUN". Apabila ia sampai dibiarkan masuk dan tidak segera diobati, maka orang yang terkena Virus tersebut hidupnya akan selalu menderita bahkan sampai orangnya meninggal dunia.
Sebagai penutup, saya ingin mengajak kepada saudara-saudaraku, marilah dari sekarang perbanyak amal baik dengan mulai belajar menutup aurat, banyak bersyukur, perbanyak istighfar.
Sedikit rekomendasi dari saya, untuk saudari muslim yang ingin belajar menutup aurat, silahkan klik disini.
Semoga amal ibadah kita tahun ini, bulan ini, Ramadhan kali ini lebih baik dari tahun-tahun yang telah lalu..... Aamiiin
Sekian dari saya.
Wassalamu'alaikum wr. Wb.
Fanpage : Serba-serbi hijab.
IG: @busana_muslimah5877
Https://toko.ly/warungalsaribaru

Komentar
Posting Komentar