Langsung ke konten utama

Postingan

Asal-Usul Tradisi Weh-wehan di Kaliwungu

Kata Weh-wehan diambil dari kata Weh, yang berasal dari kata uweh atau peweh, yang berarti beri. Kata beri berasal dari kata pemberian atau memberi. Kata Weh disini bila di beri awalan me = meweh artinya memberi. Bila di awali dengan kata pe = peweh adalah pemberian. Jadi apabila kata Weh menjadi kalimat berulang dan di tambahi kata an = Weh-wehan artinya menjadi saling memberi.  Asal-Usul Tradisi Weh-wehan di kota Kaliwungu Kabupaten Kendal Jawa Tengah ini di latar belakangi dari adanya seorang kyai di kota Kaliwungu yang saat masih Hidup, beliau pernah menjadi pengasuh sebuah sebuah pondok pesantren yang terkenal hampir di seluruh Indonesia bahkan sampai negri tetangga yaitu Malaysia. Karena diantara santrinya dulu ada yang datang dari pulau Sumatera bahkan ada yang dari Malaysia. 

Manfaat Teh daun Oregano

Manfaat Daun Oregano Teh oregano mungkin terdengar asing karena oregano lebih dikenal sebagai bumbu dalam masakan Mediterania dan Italia. Rupanya, tak hanya menambah aroma hidangan, daun oregano juga bisa diolah menjadi teh dengan beragam khasiat untuk kesehatan, lho.  Teh oregano terbuat dari daun oregano yang dikeringkan, lalu diseduh. Bagi pencinta teh, teh oregano memiliki aroma dan rasa yang unik serta mirip dengan mint. Tak heran, soalnya oregano memang masuk ke dalam famili daun mint. Manfaat Teh Oregano untuk Kesehatan Teh oregano mengandung banyak senyawa aktif yang berkhasiat untuk kesehatan, di antaranya asam rosmarinat, hispidulin, dan flavonoid. Berikut adalah beragam manfaat teh oregano yang bisa diperoleh dengan mengonsumsinya secara rutin: 1. Mencegah penyakit kardiovaskular Senyawa yang terkandung dalam teh oregano diketahui memiliki efek antioksidan. Menurut penelitian, antioksidan dalam oregano terbukti dapat mencegah terjadinya penumpukan lemak pada dinding pemb...

Contoh pricelist resto dan catering

Contoh daftar menu Resto dan Catering Berikut ini adalah contoh daftar menu untuk Resto : Dan di bawah ini adalah Contoh Menu Paketan, mulai appetizer, main cous, dan dessert.  Appetizer adalah makanan pembuka, sedangkan main cous adalah makanan utama dan dessert  adalah makanan penutup.  Dan di bawah ini adalah Contoh menu paketan

Mengenal Suku Jawa

 MENGENAL SUKU JAWA  Suku jawa adalah suku terbesar dalam POPULASI di rantau nusantara . Tersebar di seluruh nusantara baik di indonesia , singapore, malaysia, brunei darussalam , bahkan di luar negeri seperti di hongkong , taiwan, suriname, belanda , arab saudi . Suku Jawa tidak dinisbatkan kepada seluruh penduduk pribumi penghuni pulau Jawa. Di pulau Jawa sendiri terdapat beberapa suku bangsa lain selain suku Jawa. Sebutan bagi suku Jawa lebih identik bagi masyarakat yang memegang teguh filosofis atau pandangan hidup Kejawen. Secara geografis meliputi Jawa Tengah, Jogjakarta dan Jawa Timur. Jawa Timur pun juga masih varian karena di dalamnya masih ada suku Madura, suku Tengger maupun Suku Osing di Banyuwangi. Kebudayaan suku Jawa merupakan hasil dari peninggalan sejarah kerajaan besar Jawa khususnya Majapahit dan Mataram Baru. Filosofis hidup suku Jawa yang paling dasar sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu, Budha dan juga kepercayaan animisme-dinamisme. Orang jawa pada u...

Qodho Sholat untuk Orang yang Sudah Meninggal

  Sebagai seorang muslim kita dituntut untuk menjalankan semua perintah dan aturan syariat. Aturan ini bersifat mengikat sejak berusia baligh sampai ajal ada di kerongkongan. Aturan yang mengikat tersebut terkait dalam masalah ibadah seperti shalat, haji, zakat, dan sebagainya. Bahkan kalau kita tidak bisa menjalankan aturan syariat tersebut tepat pada waktu yang telah ditentukan, kita masih dikenai kewajiban untuk mengqadha (menganti) ibadah tersebut di luar waktunya. Mengenai hal ini, muncul pertanyaan bolehkah mengqadha shalatnya orang yang sudah meninggal? Kewajiban mengqadha shalat ini merupakan ketentuan yang mengikat dan harus segera dilakukan jika seseorang meninggalkan shalat. Bahkan ditemukan pendapat dari Imam Ibnu Hajar Al-Haitami yang menekankan bahwa seseorang tidak boleh melakukan kesunahan jikalau shalat wajib yang dia tinggalkan belum diqadha. Pendapat ini terdapat dalam kitab Fathul Mu’in halaman 12 tentang bab shalat: قال شيخنا أحمد بن حجر رحمه الله تعالى: والذي ...

Asal Usul Tradisi Tahlilan di Indonesia

  TAHLILAN DALAM PERSPEKTIF (Historis, Sosiologis, Psikologis, Antropologis) Dr. HM. Zainuddin, MA Sabtu, 26 September 2015 . in Wakil Rektor I  Tahlilan, atau tahlil --sama saja artinya-- karena ini dari kata Arab ( hallala-yuhallilu-tahlilan ) yang berarti membaca kalimat  La ilaha illa Allah . Tahlilan kemudian menjadi tradisi yang mengakar di kalangan masyarakat Muslim Indonesia, khususnya bagi masyarakat  nahdhiyyin , NU. Tahlilan menjadi aktivitas rutin setiap malam Jum’at, dan pada momen-momen khusus, misalnya kirim doa untuk keluarga yang sudah wafat, dikemas secara berjama’ah dalam suatu majlis. Apa manfaat dan hikmah tahlilan bagi umat Islam? Diantara manfaat dan hikmah tahlilan itu adalah:                Pertama,  melatih dan membiasakan kita untuk membaca  kalimah ţayyibah , seperti : lailaha Illallah, Subhanallah, astaghfirullah  dll .  Bahkan jika sampai akhir hayat, (m...

Doa Ulfah atau Doa 'Arusyain

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ . اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْعَقْدَ عَقْدًا مُبَارَكًا مَعْصُوْمًا وَأَلْقِ بَيْنَهُمَا أُلْفَةً وَقَرَارًا دَائِمًا وَلَا تَجْعَلْ بَيْنَهُمَا فِرْقَةً وَفِرَارًا وَخِصَامًا وَاكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ . اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ آدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سُلَيْمَانَ وَبُلْقِيْسَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ يُوْسُفَ وَزُلَيْخَا وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَخَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ الْمَاءِ وَالطِّيْنِ وَالصَّالِحَاتِ وَالصَّالِحِيْنَ وَارْزُقْهُمَا ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً نَافِعَةً فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ مَعَ السَّلَامَةِ الدَّائِمَةِ وَالسَّعَادَةِ الْأَبْدِي...