Langsung ke konten utama

Waspada Jual Beli di Marketplace




الحمدللّٰه ربّ العالمين، والصلاة والسلام على سيد المرسلين، سيدنا ومولانا محمّدٍ، وعلى اله وصحبه اجمعين

اشهد ان لا اله الا اللّٰه وأشهد أن محمّد رسول اللّٰه

اللّٰهمّ صل وسلم على سيّدنا محمّد، وعلى آله وصحبه أجمعين



Kesempatan kali ini saya mau berbagi pengalaman yang berhubungan dengan pemasaran produk via marketplace di sosmed. Dalam pikiran agak ragu-ragu, apakah ini ada unsur penipuan atau tidak. Meskipun sampai saat ini saya belum menemukan adanya informasi penipuan dalam hal ini. Karena saya belum menemukan orang yang merasa di tipu dari pemasaran ini. Bahkan saya sendiri juga belum kena tipu, karena saya mengambil langkah antisipasi dengan mencari informasi dari bebagai media Online.

Awal cerita, istri saya ingin sekali di belikan motor listrik. Tapi saya belum punya uang untuk membeli barang tersebut. Dia saking pengennya sampai mengumpulkan uang sendiri, tapi masih belum cukup juga. Sampai akhirnya saya coba lihat-lihat di marketplace facebook.

Lihat : Ijazah Sanad Tasbih

Saya coba cari barang bagus tapi harganya yang termurah. Setelah saya cari-cari, saya pun menemukan barang murah, tapi ternyata spesifikasinya kurang memuaskan. Itupun bagi saya harganya masih kemahalan. Makanya sampai saat ini saya belum jadi membeli sepeda listrik. Sampai sekarang saya masih terus mencari sepeda listrik yang harganya relatif murah, bekas gak apa-apa, yang penting barangnya masih bagus dan normal. Jadi hampir setiap hari saya mencoba untuk mencari-cari dan melihat-lihat di marketplace.

Setelah sekian lamanya melihat-lihat di marketplace, akhirnya ada penawaran sepeda listrik yang harganya jauh dibawah standar, memang barangnya bekas pake, tapi untuk harga Rp. 7xx.xxx pastilah itu terlalu murah. Tapi ada beberapa kata yang bisa bikin orang terpesona dan membuatnya makin percaya kalo iklan ini adalah bener bukan tipu-tipu.




Sebenarnya saya agak bingung dengan  iklan dari akun yang sudah punya teman sebanyak 2.4 ribu teman tersebut. Karena antara rumah pemilik akun, gambar dan alamat link di map dan foto di telegram semuanya gak ada yang sinkron. Alamat akun berada di semarang. Link di Map menunjukkan alamat toko bangunan di Wonosobo.



Sedangkan gambar di telegram adalah sebuah bangunan dan di depannya bertuliskan "kantor pusat PEGADAIAN". Gambar itu ternyata banyak di gunakan di media-media dan situs dunia maya.

Gbr

Dan dari harga yang begitu murah dan kata-kata yang membuat aku percaya maka aku pun segera klik tombol (apa ini masih ada?) yang kemudian tombol itu mengarahkan aku ke aplikasi mesenger.

Gbr

Setelah masuk ke aplikasi mesenger, aku pun membaca keterangan yang ada, dan di akhir keterangan ada link dan gambar pegadaian yang depannya ada tulisan "kantor pusat pegadaian" dan disitu tidak terlihat adanya tulisan alamat kantor. Pada umumnya nama instansi dibawahnya ada alamat kantor.

Gbr

Setelah saya baca keterangan, saya pun klik link yang ada disitu. Kemudian setelah aku klik link tersebut, aku pun otomatis masuk ke grup telegram yang isinya penawaran-penawaran barang lelang dengan harga yang sangat murah. Dan di grup tersebut di beri notifikasi bahwa barang-barang disitu dijual dengan harga murah sesuai dengan nilai tebusan barang tersebut.

Gbr

Di grup itu banyak di share link undangan WA pribadi dengan nama cs pagadaian. Bagi yang tertarik bisa klik link tersebut. Termasuk saya adalah orang yang panasaran dan akhirnya klik link diatas. Aku pun masuk ke WA pribadi atas nama cs pegadaian. Disitu saya di suruh untuk mengirim foto produk dan mengisi formulir. Setelah selesai, saya di tanya "mau transfer kapan? " jangan lupa untuk kirim foto bukti transfer.

Lihat : Khotbah Idul Fitri

Karena di rekening saya belum ada tabungan, akupun tidak segera mentransfer uang. Dan aku pun bilang kalau aku mau mentransfer nanti kira-kira jam lima sore sampai jam delapan malam.

Di sela-sela waktu, aku coba untuk mencari-cari informasi di google. Akhirnya saya menemukan banyak link yang gambarnya mirip dengan gambar yang aku cari.

Di situ ada beberapa Link yang memberikan informasi seputar penipuan dengan gambar yang serupa dengan gambar yang aku cari. Maka dari itu daripada saya kena tipu mending saya batalkan untuk membeli barang tersebut, pikir saya.

Sesuai waktu yang saya janjikan, karena saya tidak transfer, saya pun di chat via WA dan aku tidak membalas. Dan keesokan harinya aku di telpon via WA. Dan nomor itupun aku blokir biar gak telepon lagi.

Lihat : Amalan Sayyidina Ali Karomallohu wajhah

Dan saya membatalkan sepihak tanpa memberikan alasan apapun, karena saya khawatir kalau saya memeberikan alasan, maka saya akan terus di telepon sampai dapat apa yang dia inginkan.

Bagaimana menurut anda? Apakah ini penipuan atau real? Silahkan komentar di bawah, barangkali bermanfaat bagi yang lainnya.

Silahkan share kalau sekiranya bermanfaat. Mohon kritik dan sarannya kalau sekiranya ada kekurangan atau ada yang perlu di ralat.

Terima kasih atas kunjungannya, semoga bernanfaat. Dan sehat selalu, banyak rejeki, panjang umurnya barokah segalanya.... Amin


اللّهم صلّ على سيدنا محمّد

والحمدللّه ربّ العالمين 

 

والسلام عليكم ورحمة اللّٰه وبركاته 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nelayan dan Nabi Khidhir AS

  Antara Nelayan dengan Nabi Khidhir dan Nabi Musa Ilustrasi gambar Kapal atau perahu    Nelayan : Di tepi laut yang sunyi diantara desiran angin, nyanyian camar, serta tarian pepohonan,  Aku memandangi perahuku yang sudah tua renta.  Ia bukan sekedar papan dan tali ,namun Ia adalah nafasku,  tempat segala muara do'a harapan dan lelahku.  Bersama saudara-saudaraku kami menggantungkan hidup dari laut dengan Perahu kayu tua yg sudah lapuk.  Pagi itu datang orang asing, yg satu berwajah dalam, matanya seperti menyimpan rahasia langit.  Ia hanya berkata singkat "...Ingin tumpangan? ". Aku mengangguk, tidak ada alasan untuk menolak, kecuali perasaan ganjil ( penasaran) yang kusembunyikan dengan seyum.  Dan kami pun berlayar...  Ditengah pelayaran Ia melubangi perahuku, dengan tangannya, melukai, melubangi satu-satunya harta Kami.  Air mulai merembes, hatiku patah, mataku berkaca-kaca bersamanya,  ingin rasanya berteriak menangi...

Smart Home atau Rumah Pintar

Smart Home atau Rumah Pintar Halo! Membuat smart home atau rumah pintar melibatkan beberapa komponen dan pertimbangan agar sistem dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut adalah beberapa hal utama yang dibutuhkan: 1. Koneksi Internet yang Stabil dan Cukup Bandwidth:  * Hampir semua perangkat smart home memerlukan koneksi internet untuk berkomunikasi satu sama lain, dengan cloud, dan dengan aplikasi kontrol di smartphone Anda.  * Koneksi Wi-Fi yang kuat dan jangkauan yang baik di seluruh area rumah sangat penting. Pertimbangkan untuk menggunakan mesh Wi-Fi jika rumah Anda luas atau memiliki banyak penghalang sinyal.  * Bandwidth yang cukup juga diperlukan, terutama jika Anda berencana menggunakan banyak perangkat yang membutuhkan internet secara bersamaan (misalnya, streaming video di beberapa smart TV, kamera keamanan yang mengunggah video, dll.). 2. Perangkat Smart Home: Ini adalah "otot" dari sistem smart home Anda. Pilih perangkat yang sesu...
Sistem Nilai & Kehadiran - MTS Kaliwungu Kelas 2 MTS KALIWUNGU Sistem Informasi Akademik MTS Kaliwungu Kelas 2 Wali Kelas: Bapak Ali Rohman S.Pd Login Wali Kelas Login Orang Tua Login Wali Kelas Masuk Kem...