Langsung ke konten utama

Ibu Bom Atom

Penemu Bom Atom Yang Tidak Mendapatkan Nobel


Mother of Atomic Bomb

Kisahnya hampir sama dengan penemu Arduino. Dia yang mengembangkan dan menemukan rumus formula atom. Namun dalam makalahnya tidak menggunakan namanya. Dia adalah "Ibu Bom Atom" (Mother of the Atomic Bomb) tapi dia menolak untuk membuatnya!

Namanya adalah Lise Meitner. Dia adalah penemu fisi nuklir, tapi dia bahkan tidak pernah memenangkan Hadiah Nobel. Namanya adalah Lise Meitner dan Kegagalan terbesar dalam hidupnya adalah menyerahkan prestasinya kepada seorang pria.

Dia adalah salah satu profesor fisika wanita pertama di Austria dan penemu kunci fenomena "fisi nuklir" bersama dengan Otto Hahn. Inilah pertama kalinya manusia menemukan bahwa proses pemecahan inti atom berat menjadi dua bagian yang lebih kecil dan pertama kalinya mereka menyadari bahwa reaksi fisi nuklir dapat melepaskan energi yang sangat besar. Penemuan inilah yang akhirnya digunakan oleh militer AS dalam "Proyek Manhattan" untuk membuat bom atom. Namun, Hadiah Nobel dalam bidang Kimia hanya diberikan kepada Otto Hahn. Dan Nama Lise Meitner dihapus dari makalah tersebut. Ketika dia meminta untuk masuk ke laboratorium Institut Jerman, pria itu berkata kepadanya: "Jika kamu mau, kamu bisa menyelinap masuk melalui lorong bawah tanah." karena dia seorang wanita. Dia sendiri tidak pernah membuat bom tetapi dia menanggung "dosa perang" sepanjang hidupnya.


Para ilmuwan dari Proyek Manhattan diam-diam memintanya untuk berpartisipasi dalam pengembangan bom atom, tetapi dia hanya menjawab: "Saya tidak akan mempelajari fisika untuk menghancurkan umat manusia." Kalimat ini telah dihapus selama beberapa dekade. Tahun itu, dia berdiri di podium Nobel; dia sedang menyaksikan salju di sebuah rumah kayu kecil di Swedia. Ia tidak mengandalkan narasinya yang "berbakat", tetapi pada perhitungan sehari-hari. Penalaran, verifikasi. Di lembaga penelitian yang tidak menyediakan asrama khusus wanita, dia tidur di bawah meja laboratorium.

Saat melarikan diri dari Nazi, dia menemukan rumus fisi di toilet kereta. Wanita ini mengajar setengah dari komunitas fisika nuklir Eropa, tapi dia tidak pernah dipanggil nenek. Karena "nenek" tidak terdengar sehebat "pria jenius." Karena wanita yang "membantu orang lain meraih kesuksesan" selalu disebut "pembantu" dan tidak pernah disebut "penemu" Saat ini, sejarah masih membentuk kembali nasibnya.

Laki-laki bertanggung jawab atas "terobosan R&D (Research and Development atau Penelitian dan Pengembangan) dan perempuan bertanggung jawab atas "suara etis"; laki-laki adalah juru mudi dan perempuan adalah hati nurani. Lise Meitner dikenang sebagai "ilmuwan wanita bermoral" sepanjang hidupnya. Namun, ia tidak hanya "memiliki tujuan akhir" - ia memiliki rumus, data, dan wawasan inovatif.

Dia bukan wanita yang dikucilkan, Dialah wanita yang mengetahui segalanya, namun tetap saja dikucilkan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nelayan dan Nabi Khidhir AS

  Antara Nelayan dengan Nabi Khidhir dan Nabi Musa Ilustrasi gambar Kapal atau perahu    Nelayan : Di tepi laut yang sunyi diantara desiran angin, nyanyian camar, serta tarian pepohonan,  Aku memandangi perahuku yang sudah tua renta.  Ia bukan sekedar papan dan tali ,namun Ia adalah nafasku,  tempat segala muara do'a harapan dan lelahku.  Bersama saudara-saudaraku kami menggantungkan hidup dari laut dengan Perahu kayu tua yg sudah lapuk.  Pagi itu datang orang asing, yg satu berwajah dalam, matanya seperti menyimpan rahasia langit.  Ia hanya berkata singkat "...Ingin tumpangan? ". Aku mengangguk, tidak ada alasan untuk menolak, kecuali perasaan ganjil ( penasaran) yang kusembunyikan dengan seyum.  Dan kami pun berlayar...  Ditengah pelayaran Ia melubangi perahuku, dengan tangannya, melukai, melubangi satu-satunya harta Kami.  Air mulai merembes, hatiku patah, mataku berkaca-kaca bersamanya,  ingin rasanya berteriak menangi...

Smart Home atau Rumah Pintar

Smart Home atau Rumah Pintar Halo! Membuat smart home atau rumah pintar melibatkan beberapa komponen dan pertimbangan agar sistem dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut adalah beberapa hal utama yang dibutuhkan: 1. Koneksi Internet yang Stabil dan Cukup Bandwidth:  * Hampir semua perangkat smart home memerlukan koneksi internet untuk berkomunikasi satu sama lain, dengan cloud, dan dengan aplikasi kontrol di smartphone Anda.  * Koneksi Wi-Fi yang kuat dan jangkauan yang baik di seluruh area rumah sangat penting. Pertimbangkan untuk menggunakan mesh Wi-Fi jika rumah Anda luas atau memiliki banyak penghalang sinyal.  * Bandwidth yang cukup juga diperlukan, terutama jika Anda berencana menggunakan banyak perangkat yang membutuhkan internet secara bersamaan (misalnya, streaming video di beberapa smart TV, kamera keamanan yang mengunggah video, dll.). 2. Perangkat Smart Home: Ini adalah "otot" dari sistem smart home Anda. Pilih perangkat yang sesu...
Sistem Nilai & Kehadiran - MTS Kaliwungu Kelas 2 MTS KALIWUNGU Sistem Informasi Akademik MTS Kaliwungu Kelas 2 Wali Kelas: Bapak Ali Rohman S.Pd Login Wali Kelas Login Orang Tua Login Wali Kelas Masuk Kem...