Langsung ke konten utama

Postingan

Lokasi Paling Aman Untuk Menistakan Agama

  Alasan Swedia-Denmark Jadi Lokasi Bakar Al-Quran Swedia dan Denmark beberapa bulan yang lalu menjadi sorotan dunia Islam. Pasalnya, dua negara itu telah menjadi lokasi beberapa aksi pembakaran kitab suci Al-Qur'an . Aksi pembakaran itu di antaranya dilakukan lagi oleh imigran asal Irak, Salwan Momika, di depan Parlemen Swedia, Senin (30/7/2023). Ini merupakan ketiga kalinya Salwan membakar dan menistakan kitab suci itu. Di Denmark, aksi pembakaran kitab suci itu telah dilakukan selama tiga hari berturut-turut oleh kelompok anti-Islam, Danske Patrioter. Mereka melakukan aksinya di depan Kedutaan Turki di Kopenhagen. Sejauh ini, aksi pembakaran kitab suci semacam ini belum mendapatkan tindakan tegas pemerintah setempat. Ini memicu pandangan bahwasannya pemerintah Swedia dan Denmark memberikan ruang untuk kegiatan penistaan semacam itu, karena di anggap sebagai aksi kebebasan berbicara atau kebebasan berekspresi. Akibatnya, banyak negara Muslim yang berang. Menteri Perindust...

Adab memperlakukan Al-Qur'an

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه  الحمدللّٰه ربّ العالمين  اللّٰهمّ صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين  Tata cara atau Adab dalam memperlakukan Al-Qur'an Mengutip dari dawuhipun panjenenganipun Ustadz Sunarwi (Al Marhum) Guru di madrasah Diniyal Awaliyah (MDA) "AL Ma'arif" kembangan Kaliwungu Kendal Jawa Tengah sekarang berganti nama menjadi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) ula Al Ma'arif Kembangan. Beliau dawuh "nek nyelehake Al-Qur'an ojo neng ngisore buku liyane, Al-Qur'an di selehake paling duwur". Artinya: kalau meletakkan Al-Qur'an itu jangan di taruh di bawah buku yang lain, Al-Qur'an di taruh paling atas. Di dalam menaruh Kitab Al-Qur'an, jika di taruh bersama dengan buku atau kitab-kitab yang lain, ketika posisi menaruhnya di tumpuk ke atas, maka tumpukan paling bawah buku yang isinya tulisan selain catatan agama Islam, atau tulisan umum. Kemudian buku yang isinya tentang agama Islam. Kemudian bu...

Madrasah Diniyah Takmiliyah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه  الحمدللّٰه ربّ العالمين  اللّٰهمّ صل وسلم على سيدنا محمد  Madrasah Diniyah Takmiliyah Madrasah diniyah takmiliyah yang sebelumnya menggunakan nama Madrasah Diniyah Awaliyah, di masyarakat biasa dikenal dengan nama Sekolah Arab, dan juga Sekolah Sore. Di kenal dengan sebutan sekolah arab karena hampir semua pelajarannya menggunakan bahasa arab, dan dikenal dengan sekolah sore karena berangkatnya sore, biasanya setelah sholat Asar.  Madrasah diniyah takmiliyah adalah sebuah lembaga pendidikan yang secara yuridis formal terpisah dengan lembaga pendidikan formal. Penambahan kata takmiliyah sendiri meneguhkan madrasah diniyah sebagai penyempurna atau pelengkap pendidikan formal yang biasanya dijalankan di pagi hari, sedangkan madrasah diniyah takmiliyah di sore harinya. Madrasah diniyah takmiliyah secara hukum dilindungi undang-undang yakni PP 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Keagamaan, PMA 13 tahun 2014 tentang Pendidi...

Suplesi, menjadi alternatif untuk mendapatkan tambahan modal

Top up KUR BRI adalah menambah pinjaman ke Bank BRI untuk mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Nama lain dari top up KUR BRI adalah suplesi yang artinya nasabah melakukan kembali peminjaman, sedangkan kredit sebelumnya belum lunas. Orang yang bisa melakukan top up KUR BRI adalah debitur yang mempunyai pinjaman berjalan dengan program KUR BRI. Kata lainnya adalah nasabah sudah terdaftar dalam program pinjaman. Lihat : Sanad Tasbih, Doa mempermudah terbukanya pintu rezeki Adapun persyaratan melakukan top up KUR BRI, bisa simak berikut ini. Syarat Top Up KUR BRI : Setiap nasabah BRI tentu tidak serta merta bisa menambah limit pinjaman dari program KUR BRI. Jika ingin melakukan top up KUR BRI, maka harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini. Warga Negara Indonesia atau sudah menikah dengan usia minimal 21 tahun ketika mengajukan top up. Maksimal umur nasabah ketika pengajuan top up KUR BRI adalah 55 tahun. nasabah sudah memiliki akun atau mempunyai cicilan yang harus di...

Waspada Jual Beli di Marketplace

الحمدللّٰه ربّ العالمين، والصلاة والسلام على سيد المرسلين، سيدنا ومولانا محمّدٍ، وعلى اله وصحبه اجمعين اشهد ان لا اله الا اللّٰه وأشهد أن محمّد رسول اللّٰه اللّٰهمّ صل وسلم على سيّدنا محمّد، وعلى آله وصحبه أجمعين Kesempatan kali ini saya mau berbagi pengalaman yang berhubungan dengan pemasaran produk via marketplace di sosmed. Dalam pikiran agak ragu-ragu, apakah ini ada unsur penipuan atau tidak. Meskipun sampai saat ini saya belum menemukan adanya informasi penipuan dalam hal ini. Karena saya belum menemukan orang yang merasa di tipu dari pemasaran ini. Bahkan saya sendiri juga belum kena tipu, karena saya mengambil langkah antisipasi dengan mencari informasi dari bebagai media Online. Awal cerita, istri saya ingin sekali di belikan motor listrik. Tapi saya belum punya uang untuk membeli barang tersebut. Dia saking pengennya sampai mengumpulkan uang sendiri, tapi masih belum cukup juga. Sampai akhirnya saya coba lihat-lihat di marketplace facebook. Lihat : Ijazah Sanad Tasbih Say...

Khotbah idul fitri "Mengetuk Pintu Surga"

Mengetuk Pintu Surga Khutbah I السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُاللهِ وَ بَرَكَاتُهُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ،   اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ،    اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَاإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ،   لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ اْلحَمْدُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ أَمَّابَعْدُ؛ فَيَآ أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تَقْوَاهُ كَمَا قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِ...

Khotbah idul fitri

7 Contoh Khutbah Idul Fitri  Khutbah Idul Fitri salah satu ibadah sunnah yang d ianjurkan dilaksanakan usai sholat   Ied Berikut berbagai contoh khutbah yang bisa dijadikan referensi bagi khatib. Umat muslim yang telah melaksanakan sholat Idul Fitri dianjurkan untuk tetap duduk dan mendengarkan khutbah yang dibawakan oleh khatib. Mengutip NU Online, salah satu dalil yang menjadi dasar anjuran pelaksanaan khutbah Idul Fitri adalah hadits Ibnu Abbas berikut, شَهِدْتُ العِيدَ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ، فَكُلُّهُمْ كَانُوا يُصَلُّونَ قَبْلَ الخُطْبَةِ Artinya, "Saya melaksanakan sholat id bersama Rasulullah saw, Abu Bakar, Umar, dan Utsman ra. Semuanya melaksanakan shalat sebelum khubtah berlangsung." (Muttafaq 'alaih). Kendati demikian hukum khutbah dalam shalat Idul Fitri adalah sunnag muakkad. Selain itu, Keduanya bersifat terpisah yang tidak mensyaratkan satu sama lain. Sedangkan khutbah Id...