Langsung ke konten utama

Penghemat listrik

 Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah kita masih di beri banyak nikmat yang kita tidak akan pernah sanggup untuk menghitungnya. Sholawat dan salam mari kita panjatkan bersama khusus untuk nabi muhammad saw. Allohumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad. 

Di video kali ini saya akan membahas tentang alat penghemat listrik

Dari banyaknya refrensi di tayangan video yang ada, banyak yang mengatakan bahwa kapasitor bisa di jadikan penghemat listrik. 

Ada yang menjual dengan bentuk kapasitor biasa, ada yang menjual dengan bentuk bok, tapi di dalamnya isinya kapasitor. Yang terbaru bentuk lebih bagus, ada layar display digitalnya, jadi kelihatan lebih menarik. Ada juga yang menjual dengan nama kapasitor bank. Yang saya belum tahu adalah, Apakah memang ada kapasitor bank yang bisa menghemat listrik, yang dari pabriknya memang di buat untuk menghemat listrik. atau sebenarnya kapasitor biasa, tapi oleh penjual di beri nama kapasitor bank, saya enggak tahu. Yang jelas lebih dari sepuluh tahun saya bergelut di bidang elektro, belum pernah lihat yang namanya kapasitor bank yang asli pabrik. Mungkin saja saya yang bermainnya kurang jauh, sambelnya kurang pedes atau kopinya yang kurang pahit. 

Tapi saya tidak akan membahas itu. Mohon maaf kalau ada yang tersinggung. Yang akan saya bahas adalah, bagaimana cara menggunakan kapasitor agar bisa menghemat listrik rumah kita secara efektif. 

Dari para penjual alat penghemat listrik, selalu merekomendasikan agar pemasangan alat supaya di pasang di dekat meter atau sekring listrik rumah. Dengan harapan alat bisa bekerja lebih efektif, karena konsumsi tertinggi daya listrik pasti berada di dekat meter atau sekring utama. 

Pada dasarnya alat penghemat ini lebih efektif untuk peralatan yang daya konsumsi listriknya relatif besar. Jadi untuk peralatan listrik yang konsumsinya rendah, alat penghemat ini tidak efektif. Bahkan malah bisa menambah beban listrik rumah kita. 

Kok bisa? mari kita lihat pembuktian pengujian alat penghemat listrik yang menggunakan kapasitor. Saya akan menguji alat penghemat listrik menggunakan digital meter. Ini adalah alat indikator enam dispalay. Alat ini dapat menampilkan volt, ampere, watt, kaweha (kWh), hez dan peha(PH). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sistem Nilai & Kehadiran - MTS Kaliwungu Kelas 2 MTS KALIWUNGU Sistem Informasi Akademik MTS Kaliwungu Kelas 2 Wali Kelas: Bapak Ali Rohman S.Pd Login Wali Kelas Login Orang Tua Login Wali Kelas Masuk Kem...

Kisah Seekor Kucing di Kapal Titanic

Jenny si Kucing Pahlawan Kebanyakan orang mengetahui kisah tragis Titanic, tetapi sedikit yang pernah mendengar tentang Jenny, kucing yang tinggal di kapal dan mungkin satu-satunya yang merasakan apa yang akan terjadi. Jenny bukan kucing biasa. Dia adalah pemburu tikus resmi Titanic, yang dibawa ke kapal untuk mengendalikan populasi hewan pengerat tersebut. Selama uji coba kapal di laut, ia melahirkan sejumlah anak kucing dan dirawat dengan penuh kasih sayang oleh seorang pekerja bernama Jim Mulholland. Jim menyiapkan sarang yang nyaman untuknya dan bayi-bayinya di dekat dapur, dihangatkan oleh ketel uap. Dia bahkan berbagi sisa makanan dengannya saat istirahat. Rutinitas yang tenang itu memberinya perasaan tenang di tengah kekacauan mempersiapkan kapal paling mewah dalam sejarah untuk pelayaran perdananya. Tetapi sesuatu yang aneh terjadi. Beberapa hari sebelum Titanic berlayar dari Southampton ke New York, perilaku Jenny berubah. Dia mulai gelisah. Lalu—tanpa peringatan—dia mulai men...

Perbedaan Arus Tegangan dan Daya

 Perbedaan utama antara daya, arus, dan tegangan adalah: arus adalah laju aliran muatan listrik, tegangan adalah perbedaan potensial listrik yang mendorong aliran muatan, dan daya adalah energi yang digunakan atau dihasilkan per satuan waktu.  Berikut penjelasan lebih detail: Arus (Ampere, A): Arus listrik adalah aliran muatan listrik (elektron) melalui suatu rangkaian. Bayangkan seperti aliran air dalam pipa. Semakin banyak air (muatan) yang mengalir per detik, semakin besar arusnya.  Tegangan (Volt, V): Tegangan adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian. Ini adalah gaya yang mendorong elektron untuk mengalir. Semakin tinggi tegangan, semakin besar "dorongan" untuk elektron mengalir, sehingga semakin besar pula arus yang dihasilkan jika resistansi tetap.  Daya (Watt, W): Daya adalah laju energi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu rangkaian listrik. Daya dihitung dengan mengalikan tegangan dan arus (P = V x I). Jadi, daya menunjukkan ...